i n s p i r a t i n g

siantar, i’m coming

Posted on: January 4, 2009

26 Desember subuh aku berangkat ke cengkareng Jakarta. Tepat waktu juga airasia kali ini. Jam 9 aku udah di polonia, dijemput b’pet-ku terus ke kantor iparku. Huh…harus menunggu samapi jam 5 baru bisa pulang ke rumah. Besoknya langsung ke siantar lalu ke tigdol, ketemu orangtua tercinta, kakak & ponakan-ponakanku yang lucu, bijak. Ini malam pertama tidur bareng rame-rame sama sodara-sodaraku yang semua udah berkeluarga. Hari pertama, ‘dainang’ (baca : ibu) udah menyuguhkan ‘ayam napinadar’, waouw…enaknya minta ampun, udah seperti ga pernah makan lagi aku malam itu, he…he..)

Hari kedua disuguhi dengan ikan mas na nitombur (ini pasti jauh lebih enak dari ikan patin yang di sarbun J) Hari kedua di siantar, aku sibuk dengan ngurus kakak perempuanku yang baru ngelahirin. Ini pertama akli aku menyaksikan anak bayi lahir. Oh God, benar ternyata…memang sungguh pantaslah ada istilah ‘SURGA di TELAPAK KAKI IBU’. Menyaksikan proses kelahiran bayinya, aku bener-bener terharu, bahkan menitikkan air mata. Perjuangan seorang ibu disaat melahirkan bayi adalah hal yang luar biasa.

Senang, gembira, bahagia, terharu…

Itu yang kurasakan disaat ponakanku yang ke 9 lahir. Bayi perempaun yang mungil, yang sebelumnya menurut USG adalah laki-laki. Ternyata tak selamanya USG itu benar yah. Tentu saja aku tak berat hati untuk ikut sibuk Bantu-bantu jaga anaknya yang masih 3 tahun, dan bayinya yang baru beberapa hari itu.Belum lagi kakakku yang satunya, yang baru sebulan lalu ngelahirin anak ke-2 nya. Kalo malam aku juga tak berasa ngantuk untuk mengganti popoknya, sedang mamanya kubiarkan istirahat. Pagi-pagi aku udah nyiapkan makanan, walau masakanku biasa-biasa aja tapi aku tetap percaya diri kok J Toh aku udah terlatih dari yang dulu-dulu ngurus bayi kakaku yang lain. Kalo dipikir-pikir, mamaku bilang aku udah cocok jadi ibu, ha..ha..ha.

30 desember, kami piknik keluarga ke samosir, keliling danau toba. Aku mendampingi 5 ponakanku. Membuat kolam buatan terus mandi dan main bola, foto-foto, nyanyi-nyanyi, ngajarin nge-dance dan puisi. Pokoknya ramelah, ga ada berenti-berentinya.

31 desember, seperti biasa…semua keluarga besar kumpul di rumah. Ada 9 ponakan, rumah ga pernah sepi, ada aja tawa, rengekan2 minta susu, minta digendonglah dari bayi2 yang masih kecil. Tepat jam 00, kita doa bersama terus lanjut dengan minum bir (tradisi keluarga) dan menyantap makanan lain. Ada juga pudding yang udah kusiapkan sehari sebelumnya..

Goodbye 2008…. Setahun telah berlalu. Semoga harapan menjadi kenyataan..

1 Response to "siantar, i’m coming"

pasnya itu da…emang dah cucrok nya dae jadi ibu….
kwakwka…. makanya da..cepat-cepatlah…
biar gantian aku yang liat eda ngelahirin paraman/parumaen ku…

hehehe…

pissshh da…..

met taun baru ya edaQu saiyankk……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

me, myself and i

I'm just an ordinary human being, living in Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

I'm who I am and I'm proud to be me.

Smart Promo


Produk SMART Telecom

Toko Buku Online


Masukkan Code ini K1-A4F93A-2
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

All Memories

January 2009
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Blog Stats

  • 16,677 hits
%d bloggers like this: