Posted by: rebecka on: June 12, 2008
Tim nasional sepakbola Jerman tergabung dalam grup B di Euro 2008, bersama tuan rumah Austria, Kroasia dan Polandia. Pada pertandingan pertama Jerman menghadapi negara tetangganya Polandia. Jerman sepertinya masih terlalu kuat bagi tetangganya Polandia. Bersua dalam laga kedua Euro 2008 Grup B, Jerman unggul 2-0 lewat gol ganda sumbangan Lukas Podolski. Hasil ini membawa Jerman melampaui Kroasia dan merebut puncak pimpinan klasemen Grup B dengan nilai tiga. Angka yang sama juga dikoleksi Kroasia, namun Jerman masih unggul dalam selisih gol.
Berdasarkan statistik pertandingan dari soccernet.com, sebenarnya Polandia lebih menguasai pertandingan. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan shoots dan time of possession yang lebih banyak dari Jerman. Akan tetapi serangan Jerman lebih berbahaya dan lebih efisien dibandingkan dengan Polandia.
Sumber: soccernet.com.
Ada hal menarik pada pertandingan ini. Lukas Podolski, pemain Jerman berusia 23 tahun, merupakan pemain kelahiran Polandia. Meskipun dia adalah pencetak 2 gol ke gawang Polandia, tidak ada ekspresi kegembiraan dalam wajah Podolski disaat merayakan golnya ke gawang Polandia. Ketika pendukung Der Panzer bersorak gembira, Podolski hanya menundukkan kepala seolah-olah dia telah berbuat salah.
“Ayah, paman dan kerabat-kerabatku berasal dari Polandia. Saya tak mungkin merayakannya karena saya lahir di Polandia. Saya punya keluarga besar di sana, dan Anda harus menunjukkan rasa hormat pada negeri asal,” ujar striker Bayern Munich itu seperti dikutip Reuters, Senin (9/6/08).
Podolski lahir di Gliwice, Polandia, 23 tahun silam. Ia migrasi ke Jerman Barat saat berumur dua tahun. Bakatnya menggocek bola diturunkan dari sang ayah, yang merupakan seorang pesepakbola profesional.
Kemampuannya berkembang pesat di negeri baru. Di usia yang sangat muda, ia sudah menyedot perhatian banyak orang, tak terkecuali pengamat dari tanah asalnya. Pada 2003, sejumlah media Polandia menyarankan pelatih Pawel Jenas agar memboyong sang bintang muda ke Tim Putih Merah. Podolski sebetulnya tertarik, namun Jenas malah menutup pintu. Ia menyatakan Polandia tak kekurangan stok penyerang tangguh.
Mungkin Jenas kelak menyesali keputusannya itu. Sebab tak lama kemudian, Podolski dilamar masuk ke timnas Jerman. Ia turut serta di Euro 2004 dan Piala Dunia 2006. Namanya meroket dalam sekejap. Di turnamen yang disebut belakangan, ia dianugerahi pemain muda terbaik.
Sebagai informasi tambahan, malam ini, Jerman akan menghadapi Kroasia. Sepertinya Jerman akan lebih sulit mengalahkan Kroasia, karena Kroasia merupakan tim yang solid dan pernah mengalahkan Jerman di Piala Dunia 1998, dengan skor telak 3-0.
Yo i, coy…! Tapi jerman semalam kurang beruntung, kali aja udah grogi duluan krn Kroasia trlalu semangat..
jerman ga lolos gpp deh hehe peace mbak becanda ![]()
aku tetep italy aja deh ![]()
salam kenal yah..
June 12, 2008 at 7:48 pm
makin seru juga ya, wah si neng ini terus ngikutin berita ini ya
semangat ya