Posted by: rebecka on: June 6, 2008
Arisan sudah menjadi gaya hidup sebagian masyarakat kita. Tapi banyak dari kita yang memiliki pendapat yang berbeda-beda tentang arisan. Apa sih untung dan ruginya kalau kita ikut arisan? Bukankah pandangan banyak orang arisan itu hanya untuk alasan ibu-ibu untuk ngerumpi?
Dalam perkembangan, arisan tak hanya diartikan sebagai ajang kumpul-kumpul sosialisasi. Sekarang arisan sudah berkembang luas. Arisan adalah kegiatan kumpul-kumpul yang dilakukan oleh sejumlah orang, yang disertai juga dengan “kumpul-kumpul” uang atau benda lain yang disepakati bersama dengan nilai tertentu.
Apa untung ruginya ikut arisan? Oke kita bahas Untungnya dulu ya?
1. Kesempatan untuk melakukan sosialisasi dan memperluas jaringan
Lewat arisan tentunya kita bisa mengenal satu dengan yang lain, kita akan lebih akrab dengan sesama peserta arisan. Hubungan yang lebih baik ini dapat memudahkan juga urusan-urusan kita lainnya di luar, yang berkaitan dengan sesama peserta arisan. Misal di kantor, pertemuan yang tidak resmi itu bisa menjadikan sesama peserta menjadi lebih akrab & hubungan semakin baik dalam pekerjaan. Mengapa arisan dapat memperluas jaringan? Ini juga bisa terjadi, kalau peserta arisan lainnya memperkenalkan Anda dengan teman atau relasinya, yang misalnya ikut diajak menghadiri arisan. Anda jadi tambah kenalan, yang siapa tahu berguna bagi Anda saat ini atau mungkin di masa mendatang. Apapun, dari segi sosialisasi, sangat banyak yang bisa Anda lakukan dengan menghadiri suatu arisan.
2. Kepastian mendapatkan uang atau barang yang jelas nilainya dalam jangka waktu tertentu
Dengan mengikuti arisan, kita jadi dapat memperkirakan, berapa waktu maksimal yang kita butuhkan untuk memperoleh uang atau barang dalam jumlah tertentu. Ini tentunya memudahkan kita dalam membuat perencanaan pengeluaran.
3. Dapat digunakan sebagai sarana untuk “memasarkan sesuatu”.
Kalau kita hobi punya barang-barang yang bisa dijual, coba bawa barang itu pada saat arisan. Siapa tahu, peserta arisan yang lain tertarik untuk membelinya. Ini adalah cara pemasaran yang cukup menarik, karena mungkin saja ada faktor “sungkan” dari peserta arisan sehingga membeli barang kita. Ingat lo, itu hanya mungkin, artinya belum pasti, dan kalaupun ada rasa sungkan itupun jangan sampai kita manfaatkan secara berlebihan. Lama-lama, dari sungkan jadi “sebel”.
4. Jika mendapat undian di awal periode arisan, berarti Anda mendapat pinjaman tanpa bunga
Nah, kalau ini termasuk jenis keuntungan yang tidak pasti, karena namanya undian, kita tidak tahu kapan akan mendapatkannya, di awal, tengah, atau akhir periode arisan. Tapi, kalau kita mendapatkannya di awal, ini lebih menguntungkan dibanding pinjam uang dari bank misalnya, atau pihak manapun yang biasanya meminta pengembalian berupa bunga.
5. Sarana “berlatih” menabung
Nah, kalau yang ini, khusus bagi yang sulit atau belum terbiasa untuk menabung (contohnya saya, he..he). Ikut arisan adalah pilihan yang baik. Mau tidak mau, kita “dipaksa” untuk menyisihkan uang atau barang tertentu pada periode tertentu dan melatih kita untuk lebih merencanakan segala sesuatu dengan lebih matang. Tapi, kalau kita sudah disiplin menabung, ya tidak usah ikut arisan kalau motivasinya hanya latihan menabung, kan sudah pintar? Bener nggak…?
Semoga bermanfaat…ini bukan hanya untuk perempuan loh, karna di kantor-ku saat ini, ada 4 pria yang bergabung di arisan-ku yang baru saja dimulai 2 bulan lalu..
Dimana dua ato tiga orang ina2 ngumpul disitu pasti gak ada ama2
ahahaha… gak nyambung
hahaha.. setuju sama rafael!!
Intinya, ikut arisan ga ada ruginya ya ? ![]()
Cuma agak parno aja, kalo ‘bandar’nya nakal.. duitnya amblas
hahaha… lucu-lucu commentnya. Tapi biasanya sih arisan selalu bawa masalah
yg namanya nabung, pastinya bagus. mau bagaimana bentuknya juga.
lihat2 weblogku juga ya di ryssmartsaving.blogspot.com. banyak hal tentang menabung dikupas di sana.
c u..
June 7, 2008 at 11:48 am
bisa juga sebagai sarana ‘markombur’.. he.he..